Polling

Menurut anda Tampilan Web site ini Bagaimana ?


Hasil

Statistik Pengunjung


Pengunjung Hari ini : 105
Pengunjung Bulan ini : 384
Total Pengunjung : 3754

PROFIL DESA


        Sejarah Desa

Desa Mesanggok  terbentuk pada tanggal 17 April 2010 berdasarkan SK Bupati Lombok Barat Nomor: 812/28/BPMPD/2010, merupakan hasil pemekaran dari Desa Gapuk sebagai Desa Induknya. Adapun Dusun-dusun yang masuk Desa Mesanggok adalah : 1. Dusun Kebun Jurang, 2. Dusun Karang Paok, 3. Dusun Mesanggok. 4. Dusun Dasan Ketujur, 5. Dusun Pelepok.

Desa Mesanggok saat ini di jabat oleh Drs. H.M. TAUNI dengan dibantu oleh perangkat dan Aparatur Pemerintah Desa laninya dengan struktur organisasi pemerintahan Desa sebagai berikut:

Kepala Desa                      : Drs.H.M.Tauni

Sekretaris Desa (plt)           : H.M Yakub

Kaur Pemerintahan                        : -

Kaur Pembangunan            : H. Mahsun

Kaur Kesra                         Jamaludin

Kaur Keuangan                  : Masitah Handayani

Kaur Umum                       : Risalah

Kaur Trantib                      : Herman Hadi

Sebagian Wilayah Desa Mesanggok merupakan dataran rendah, dengan hamparan sawah yang menghijau dengan hasil pertaniannya yang berkualitas tinggi dan wilayah pegunungan yang ada disebelah barat pemukiman penduduk di Dusun Mesanggok, Dusun Karang Paok dan Dusun Kebun Jurang merupakan pembatas antara Desa Mesanggok dengan Desa Kebun Ayu, sehingga dengan sumber daya alam dan potensi Desa yang terpendam tidak menutup kemungkinan bagi Desa Mesanggok untuk meraih kemajuan dan masa depan yang gemilang. Oleh karena itu untuk mengolah dan menggali potensi tersebut Desa Mesanggok menunggu tangan –tangan trampil dan mumpuni di bidangnya. Kader-kader pembangunan Desa tersebut diharapkan berasal dari penduduk/ masyarakat yang berwawasan lauas dan berjiwa pengabdian yang tinggi, sehingga nantinya dalam membangun desa kader-kader pembangunan tersebut tidak merusak ekosistem/lingkungan yang sudah ada. Komitmen ini merupakan wujud bahwa Desa Mesanggok mengharapkan sebuah perubahan dan kemakmuran. Namun semua upaya tersebut disadari atau tidak, pasti tidak terlepas dari sebuah permasalahan yang tidak direncanakan yang disebabkan karena paktor alam seperi banjir dan tanah longsor.